{"id":2314,"date":"2022-08-11T03:34:10","date_gmt":"2022-08-11T03:34:10","guid":{"rendered":"https:\/\/xintaivalves.com\/?p=2314"},"modified":"2024-09-26T15:35:55","modified_gmt":"2024-09-26T07:35:55","slug":"how-does-safety-valve-work","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.xintaivalves.com\/id\/knowledge-center\/how-does-safety-valve-work\/","title":{"rendered":"Bagaimana Cara Kerja Katup Pengaman?"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_86 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Alihkan Daftar Isi\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Beralih<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewbox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewbox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseprofile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.xintaivalves.com\/id\/knowledge-center\/how-does-safety-valve-work\/#What_Is_a_Safety_Valve\" >Apa Itu Katup Pengaman?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.xintaivalves.com\/id\/knowledge-center\/how-does-safety-valve-work\/#How_Does_a_Safety_Valve_Work\" >Bagaimana Cara Kerja Katup Pengaman?<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ide dasarnya adalah bahwa katup akan menutup ketika tekanan di dalam bejana mencapai tingkat tertentu. Saat tekanan berkurang, gaya pegas Fp akan menjadi lebih kecil. Katup tetap terbuka saat aliran bekerja pada area cakram yang diperbesar. Setelah tekanan mencapai tingkat yang aman, katup pengaman akan menutup saat cakram menyentuh nosel. Artikel ini akan menjelaskan cara kerja dasar katup pengaman dan tujuan perangkat ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">A<a href=\"https:\/\/www.xintaivalves.com\/id\/product\/safety-valve\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong><em> <\/em><\/strong><em><strong>katup pengaman<\/strong><\/em><\/a><strong><a href=\"https:\/\/www.xintaivalves.com\/id\/product\/safety-valve\/\"><em> <\/em><\/a><\/strong>terbuka ketika mencapai tekanan berlebih yang ditentukan. Disk akan terangkat dari dudukannya dan mengalir jika tekanannya melebihi tekanan yang disetel. Gaya yang diterapkan untuk membuka katup tergantung pada tekanan dan standar yang ditetapkan untuk aplikasi tertentu. Katup akan membuka dan menutup dengan cepat ketika tekanan mencapai tekanan yang telah ditentukan. Namun, penting untuk dicatat bahwa mekanisme ini hanya efektif jika tekanan yang disetel lebih besar dari tekanan pengoperasian.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"What_Is_a_Safety_Valve\"><\/span><strong>Apa Itu Katup Pengaman?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"alignleft size-full is-resized\"><a href=\"https:\/\/www.xintaivalves.com\/id\/products\/high-performance-steam-safety-valve\/\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/xintaivalves.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/HIGH-PERFORMANCE-STEAM-SAFETY-VALVE.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3619\" style=\"width:482px;height:482px\" width=\"482\" height=\"482\" srcset=\"https:\/\/www.xintaivalves.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/HIGH-PERFORMANCE-STEAM-SAFETY-VALVE.jpg 640w, https:\/\/www.xintaivalves.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/HIGH-PERFORMANCE-STEAM-SAFETY-VALVE-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.xintaivalves.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/HIGH-PERFORMANCE-STEAM-SAFETY-VALVE-150x150.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 482px) 100vw, 482px\" \/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\">KATUP KEAMANAN UAP KINERJA TINGGI<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apa itu katup pengaman? Katup pengaman merupakan komponen penting dalam sistem dan perangkat yang membutuhkan kemampuan mengendalikan kondisi ekstrim. Contohnya termasuk ketel uap, pemanas air, dan sistem pendingin. Katup pengaman dirancang untuk terbuka ketika tingkat tekanan atau suhu mengancam struktur fisik perangkat. Mereka dapat diaktifkan pada saat-saat kritis pertama saat startup sistem atau saat berhenti dalam waktu lama. Katup pengaman juga mencegah sistem meledak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Katup pengaman diperlukan untuk banyak aplikasi, termasuk sistem pemanas, boiler, dan sistem pendingin udara. Mereka melindungi orang dan properti dari efek kegagalan sistem dengan menawarkan cara tambahan untuk mengurangi tekanan sistem sebelum mengakibatkan kegagalan total. Katup pengaman sangat penting di lingkungan mana pun di mana tekanan terus meningkat dan bahkan dapat mencegah ledakan atau kebakaran. Namun, mereka tidak untuk setiap situasi. Katup pengaman hanya efektif jika dipasang dengan benar, dan tidak biasa seperti yang Anda kira.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading has-medium-font-size\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"How_Does_a_Safety_Valve_Work\"><\/span><strong>Bagaimana Cara Kerja Katup Pengaman?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda pernah bertanya-tanya bagaimana cara kerja katup pengaman, Anda datang ke tempat yang tepat. Untuk lebih memahami proses ini, Anda harus memahami cara kerja dasarnya. Katup pengaman adalah suatu perangkat mekanis yang membuka dan menutup ketika tekanan dalam sistem mencapai tingkat yang telah ditentukan. Berbeda dengan relief valve yang posisinya setengah terbuka dan hanya akan menutup jika tekanan turun dibawah level yang telah ditentukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Katup pengaman terbuka penuh dalam waktu singkat untuk mencapai kapasitas tiup maksimum. Ini dilakukan dengan mengangkat cakram berdiameter besar. Gaya pegas cakram dan tekanan di bejana bekerja satu sama lain, dan keseimbangan mencegah cakram jatuh di dudukan katup. Ini membuka katup pada pengangkatan penuh dan terdengar bocor saat tekanan di dalam sistem meningkat. Setelah ini terjadi, katup menutup secara otomatis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.xintaivalves.com\/id\/blog\/the-difference-between-relief-valve-and-safety-valve\/\"><strong>Katup pelepas tekanan dan katup pengaman<\/strong> <\/a>bekerja secara berbeda. Katup pelepas dirancang untuk menghilangkan tekanan dan terbuka secara proporsional terhadap peningkatan tekanan. Sebaliknya, katup pengaman terbuka seketika untuk mengurangi tekanan dalam keadaan darurat. <a href=\"https:\/\/www.xintaivalves.com\/id\/blog\/when-should-safety-valve-be-used\/\"><strong>Ini sering digunakan<\/strong><\/a> dalam kombinasi, sehingga kedua katup dapat menjalankan fungsinya yang berbeda. Katup pelepas memerlukan sinyal kontrol operator sedangkan katup pengaman tidak. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-4-3 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/youtu.be\/b2KQVkdAGzQ?si=ucWBbEPMUN4LLHMP\n<\/div><\/figure>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>The basic idea is that the valve will close when the pressure inside the vessel reaches a certain level. As the pressure decreases, the spring force Fp will become smaller. The valve remains open while the flow acts on the enlarged disc area. Once the pressure reaches the safe level, the safety valve will close [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1546,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[193,194],"class_list":["post-2314","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-knowledge-center","tag-safety-valve","tag-valve-manufacturer"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.xintaivalves.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2314","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.xintaivalves.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.xintaivalves.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.xintaivalves.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.xintaivalves.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2314"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.xintaivalves.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2314\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7637,"href":"https:\/\/www.xintaivalves.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2314\/revisions\/7637"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.xintaivalves.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1546"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.xintaivalves.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2314"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.xintaivalves.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2314"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.xintaivalves.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2314"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}